Jejak Menawan Kota Pahlawan

 



Di bawah langit Surabaya yang sedikit biru,  

kami bertiga menulis kisah sederhana, 

sebuah perjalanan kecil, namun bagi kami penuh makna.


Langkah kaki menuntun ke Plaza Surabaya,  

sebelumnya disambut patung Hiu (Sura) dan Buaya,

kapal selam monumen yang selalu membelalak mata,

mengingatkan arti pentingnya perjuangan membela negara.


Di tengah riuh, kami temukan tawa yang akan membekas,  

melepas sejenak perkakas yang terkadang buat kebas,

di Dinoplayground, putri kecilku berlari bebas,  

seperti angin kecil yang membelai hatiku dengan lembut, pas.


Kereta berangkat dari Gubeng membawa kami,  

melintasi kota, melintasi waktu, melintasi umur,  

menuju Pasar Turi, menikmati lalu kembali,  

seperti hidup yang terus berputar dalam harap dan syukur.


Hamparan keindahan menyambut di Kampus C, Universitas Airlangga,  

memberi makan ikan di kolam bening, bahagia adeeva kini 

seperti memberi makan mimpi-mimpi kecil kami,  

agar tumbuh besar, kuat, dan indah.


Ya Allah,  

terima kasih atas waktu yang Kau rengkuhkan dalam pelukan kami,  

atas tawa, atas canda, atas rindu yang Kau leburkan dalam temu.  

Jadikan perjalanan kami berkah,  

jadikan kenangan ini cahaya,  

jadikan keluarga kecil kami ini jalan menuju surga-Mu.


Aamiin.

Next Post Previous Post
2 Comments
  • Masrifatun Nida'
    Masrifatun Nida' 28 April 2025 pukul 04.15

    Aamiin yaa Rabbal Alamiin, sajak yang indah kami menyukainya ♥️

    • Shihabuddin Akbar Al Fatih
      Shihabuddin Akbar Al Fatih 26 Juli 2025 pukul 11.54

      ;)

Add Comment
comment url